SPONSORQQ.COM Manchester United sering melakukan kesalahan di bursa transfer selama beberapa musim terakhir. Mereka melakukan pembelian mahal tetapi hasilnya ternyata sia-sia belaka.
Jendela transfer musim panas ini situasinya tak jauh berbeda. Facundo Pellestri, Edinson Cavani, dan Alex Telles ditandatangani pada hari terakhir jelang penutupan bursa. Transfer Amad Traore bermasalah administrasinya. Sang mantan pemain Atalanta itu baru bisa dimainkan pada Januari mendatang.
Jika mereka berhasil membuat dampak musim ini, itu akan menjadi salah satu transfer terbaik yang dilakukan oleh Manchester United dalam beberapa tahun terakhir. Jika tidak, tekanan pada Ed Woodward kian berat. Ia dinilai sebagai biang keladi berantakannya strategi transfer United.
Sejarah mencatat, seringkali transfer pemain yang dilakukan Manchester United pada hari terakhir menuai kesuksesan. Berikut lima di antaranya:
Wayne Rooney adalah properti panas pada bursa transfer musim panas 2004. Pemuda kelahiran Croxteth andalan lini depan Everton dan baru saja kembali dari Piala Eropa pertamanya bersama Timnas Inggris.
Terlepas dari upaya Everton untuk mempertahankan pemain berusia 18 tahun itu, Wayne Rooney mengajukan permintaan transfer pada Agustus. Striker muda, tidak diragukan lagi, menarik tim-tim terbaik di Inggris. Dia menolak tawaran 20 juta poundsterling dari Newcastle United sebelum Manchester United mengikatnya dengan mahar 25,6 juta poundsterling.
Striker tersebut menjadi salah satu pemain terhebat dalam sejarah klub. Rooney menghabiskan 13 musim berikutnya di Old Trafford. Selama periode ini, ia memenangkan setiap trofi yang mungkin dan mengakhiri masa jabatannya sebagai pencetak gol terbanyak Manchester United (253 gol dalam 559 pertandingan).
Rooney meninggalkan klub pada 2017 untuk bergabung kembali dengan Everton. Ia meninggalkan Manchester sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah klub.
BY POSTING
Tidak ada komentar:
Posting Komentar