Depresi Perlu Cepat Diatasi untuk Tekan Risiko Bunuh Diri

SPONSORQQ - Masalah mental yang dialami seseorang terutama depresi harus cepat ditangani. Jika masalah ini dikesampingkan, maka risiko bunuh diri seseorang bisa meningkat.

"Apabila seseorang mengalami depresi dan tidak ditangani, risiko bunuh diri bisa meningkat," kata Sekretaris PP Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Dr Agung Frijanto.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dr. Anung Sugihantono juga mengatakan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, perilaku bunuh diri mencapai angka kritis.


Gejala Depresi
Terdapat tiga aspek yang dapat dikategorikan sebagai gejala depresi yakni afek, kognitif, dan fisik. Pertanda yang ditunjukan juga berbeda pada setiap aspeknya.

"Gejela depresi dapat ditunjukan lewat afek atau suasana hati. Biasanya ditandai dengan sedih, hilangnya minat, apatis, tidak bersemangat, ataupun mengisolasi diri," ucap Agung.

Pada aspek kognitif dapat ditandai dengan rendah diri, konsentrasi dan daya ingat yang menurun, ragu-ragu, perasaan bersalah terus menerus, dan memiliki ide untuk bunuh diri.

Cara Menangani Depresi
"Setiap orang perlu untuk meningkatkan kepedulian antar sesama. Peran keluarga menjadi sangat penting dalam hal mencegah depresi menjadi lebih parah," ucap Agung.

Upaya pencegahan ini juga dapat dilakukan oleh lingkungan di luar keluarga seperti institusi pendidikan.

"Pada masa remaja atau sekolah, kita bisa melakukan deteksi dini. Misalnya dengan membagikan daftar pertanyaan untuk mengetahui apakah remaja tersebut mengalami depresi atau tidak,"



1 komentar:

Tentang SponsorQQ Online

SponsorQQ Online Adalah Situs Adu Q, Bandar Q, Bandar QQ, Domino QQ, Poker Online, Bandar Poker, Agen Poker, Domino Online , Bandar Sakong Online Terbaik Dan Terpercaya Di Indonesia

Contact US

Skype : CS.SPONSORQQ
Facebook : @SponsorQQ
BBM : 559F2A83
Tumblr : @SponsorQQ
Whatsapp : ++855 86 991 584
Twitter : @SponsorQQ